|
Analisis KeyPack 2000 v1.10
Oleh: Budi Sukmawan
Program Keypack 2000 (KP2K) dikembangkan dan dipasarkan oleh Magellass Corp,
tetapi tidak mencantumkan nama-nama pengelolanya. Namun demikian bila saya
lihat dari tubuh programnya tampaknya dibuat oleh orang Indonesia karena
terdapat teks-teks berikut: "Programmer : Dani
Okianto", "GUI
Design : Diki Septanto", "Data
Research : Sandi Yulianto", "Beta Tester :
Irma Adyarini" dan juga ada teks "mas dani nu hebat tea lah...". Program
ini dibuat menggunakan Delphi dan dikompress dengan Aspack (v2.000 ?) dan
walaupun tidak dapat didekompress dengan baik menggunakan Procdump masih dapat
memperlihatkan teks di atas.
Menurut pembuatnya: KeyPack 2000 is a special utility designed to manage and keep track all kind of passwords, including web site acces codes, software serial numbers and other secret numbers you may have . Using easy to use interface you can quickly and safely store, edit, search, create backup, print, or generate new password.
Sebagai program penyimpan password tentunya harus benar-benar secure,
karena tentunya digunakan untuk menyimpan data-data yang sangat rahasia dan
kalau mungkin hanya disimpan dalam ingatan kita sehingga tidak ada orang lain
yang dapat mengetahuinya. Tetapi tidak demikian dengan KP2K karena
pengamannya sangat lemah dan tidak mungkin digunakan untuk menyimpan password
secara aman. Ada dua cara penyimpanan data pada KP2K yaitu dengan disimpan
begitu saja dan dengan menggunakan kunci (lock) dari menu File|Lock. Menyimpan
password tanpa kunci jelas suatu kesalahan besar karena walaupun file
dienkripsi, bila seseorang dapat mudah mengkopi file, ia dapat dengan mudah membukanya dikomputer
lain dengan program KP2K yang ia install sendiri. Cara kedua yaitu kita dapat mengkunci file dengan
password, tetapi penerapannya tidak benar karena password dienkrip dan disimpan
pada awal file sebagai Delphi short string. Sebagaimana kita ketahui format
short string adalah dimulai dengan panjang string sebanyak 1 byte diikuti dengan
string itu sendiri. Dengan mengedit file data dengan sembarang hex editor kita dapat
mengubah byte pertama ini menjadi 0 dan kita dapat membuka file dari program
KP2K seperti sebuah file tanpa kunci.Saya tidak akan membahas enkripsi yang
digunakan tetapi tampaknya juga tidak terlalu aman,dan hal itu juga tidak
relevan lagi karena walaupun dienkrip, dengan mudah kita dapat membuka file
tersebut dengan sedikit
usaha walaupun memakai kunci.
Untuk perbaikannya saya menyarankan untuk memperbaiki program
dengan menyimpan file dengan selalu menggunakan kunci (menyimpan data tanpa
kunci harus dihilangkan). Menggunakan secure hash (seperti SHA-1 atau MD5) atau
mungkin metoda standar PKCS #5 dari RSA Labs. untuk menyimpan kunci file. Dan
yang penting juga data file harus dienkrip dengan metoda enkripsi yang sudah
terbukti kekuatannya dan sudah dianalisis dengan baik seperti: Triple DES,
Blowfish, Square, Twofish atau Rijndael. Masih banyak metoda lain yang dapat
digunakan tetapi yang saya sebutkan ini merupakan metoda yang tidak dipatenkan
dan kode sumbenya dapat mudah diperoleh di Delphi Superpage. Untuk diketahui dua
metoda yang terakhir merupakan kandidat AES (Advanced Encryption Standard)
putaran kedua yang akan digunakan sebagai standar enkripsi untuk dekade
mendatang.
Magellass Corp. juga mengembangkan program Winboost 2000 yang
saya lihat dari web site-nya (Magellass) mendapat pujian dari beberapa majalah
terkenal dan beberapa user yang memujinya, jadi sangat sayang bila prestasi tersebut dicemari oleh sebuah program
yang cacat dan tentunya akan merusak prestasi yang telah dicapai tersebut.
Pada saat ini untuk menyimpan password, daripada menggunakan
sebuah program yang cukup mahal US $15 (buat orang Indonesia) saya lebih baik
menggunakan Password Safe
versi 1.7.1 yang free dari Counterpane
Internet Security Inc.. Walupun interface lebih sederhana dari KP2K, Password
Safe keamannya sudah diverifikasi dengan pengawasan dari Bruce Schneier,
kryptographer yang sangat ternama yang juga merupakan pendiri dari Countepane.
(c) 19 Maret 2000 - Budi Sukmawan

|